[REVIEW] Sherry Cobain Clinelle PureSwiss Hydracalm!

[DISCLAIMER: Produk yang kureview di sini adalah produk sponsor, tapi semua yang kutulis di sini adalah JUJUR dari pengalamanku sendiri. JENIS KULITKU: Kombinasi, tadinya cenderung Berminyak, sekarang cenderung Normal. Pengalaman akan kuceritakan sesuai dengan jenis kulitku.]

Assalaamu alaikum, Konnichiwa.

Hai Minna! Di postingan kali ini aku mau kenalin satu rangkaian produk skincare yang akhir-akhir ini lagi aku coba pakai. Dan karena aku benar-benar udah lama banget hampir nggak pakai skincare apa-apa, jadi kurasa hasil yang aku ceritakan ini adalah murni dari pemakaian produk ini. 

Produknya adalah :
~CLINELLE PURESWISS HYDRACALM~


Untuk nerima tawaran mencoba produk ini, aku beneran pikir-pikir dulu loh. Karena, pertama, aku hampir nggak pernah ganti-ganti skincare apalagi sampai serangkaian. Kedua, aku harus pastikan betul apa skincare ini sesuai dengan kebutuhan kulit aku sekarang.

Jadi, semenjak pertengahan masa kehamilan, aku mulai sering lupa pakai skincare di malam hari (kalau pagi aku memang jarang dari dulu), karena beberapa hal. Capek, ngantuk, malas, yah, pokoknya simply nggak kepikiran aja. Mulai trimester 3, benar-benar blasss ((hampir)) nggak pernah skincare-an. Cuma cuci muka doang yang nggak pernah skip. Mulai membangkitkan semangat buat skincare-an lagi itu saat udah melahirkan 1 bulan. Tapi itu pun, sampai hari ini... masih bolong-bolong. 

Ice Ice Baby~
Hmmm. Jadi kaya nggak semangat gitu deh skincare-an. Padahal perlu ya... apalagi habis melahirkan. Mana aku hampir 24 jam di ruangan ber-AC. Tapi ya, ntah kenapa, selama hamil dan sejak melahirkan tuh aku justru senang-senang aja sih lihat wajahku. Rasanya nggak seberminyak dulu lagi. Jadi kelihatan normal dan less kucel. Tapi di beberapa bagian jadinya kering gitu. Perubahan hormon selama hamil, melahirkan, menyusui, memang bisa menyebabkan hal yang kaya gini sih.

Tapi biarpun nggak kelihatan kucel banget karena nggak seberminyak dulu, kadang ada rasa nggak nyaman di bagian wajah yang kering-kering. Sekarang-sekarang ini biasanya kalau udah nggak enak banget mukaku baru deh inget pakai skincare (jangan ditiru) haha. Dan mungkin juga akibat jarang skincare-an lagi, permukaan kulitku jadi agak kasar di bagian pipi atas dan dagu. Belum lagi, komedo.... ini sih numpuk deh.

Thank you, Clinelle!

Akhirnya, kupikir-pikir untuk charging (?) semangat skincare-an lagi, aku terima tawaran untuk mencoba Clinelle PureSwiss Hydracalm ini, dan kebetulan juga sepertinya manfaatnya cocok dengan yang sedang dibutuhkan kulitku. 



***

~GENERAL PRODUCT KNOWLEDGE~

Apa sih Clinelle itu? Berikut aku paparkan info mengenai Clinelle ya:


Yang di atas itu adalah Screenshoot dari Web-nya Clinelle. Jadi kita udah tahu ya, Clinelle itu artinya apa, udah ada sejak kapan, produk-produknya dibuat di mana, dan udah dipasarkan di mana aja. 

Clinelle sendiri BARU BANGET MASUK INDONESIA LOH! Jadi... aku merupakan salah satu dari yang PERTAMA NYOBA CLINELLE di Indonesia :D 

Untuk lebih detailnya, secara umum, seluruh produk Clinelle mempunyai misi seperti ini:

"Perubahan cuaca, paparan sinar matahari, paparan AC lebih dari 8 jam, Polusi udara dan stress yang diakibatkan oleh lingkungan, pekerjaan, juga berdampak buruk terhadap kulit kita, dimana kulit dapat mengalami kekeringan yang dapat menyebabkan :

  1. Penuaan Dini
  2. Alergi
  3. Kulit Sensitif
  4. Lingkar hitam di area mata dan alis yang turun
  5. Bertambahnya flek di wajah

Berawal dari kondisi tersebut, Clinelle Indonesia mengangkat campaign #ProtectandRevive yang bertujuan untuk menjaga dan mengembalikan kondisi kulit dimana seluruh produk Clinelle menggunakan system terintegrasi Envinix yang berfungsi untuk membebaskan kulit dari agresi lingkungan baik eksternal ataupun internal yang dapat berdampak buruk pada kekebalan kulit.



source: IG @ClinelleID

Oh iya, biar di Web itu tulisannya masih "6 Secrets to the Happy Skin (begitupun di kemasan produknya), TAPI sebenarnya sudah jadi "7 Secrets to the Happy Skin" loh, yaitu dengan adanya "7 No's" di dalam produknya. Jadi, selain:

1. No Artificial Fragrance (Pewangi Buatan, memicu alergi & iritasi)
2. No Artificial Colors (Pewarna Buatan, memicu alergi & iritasi)
3. No Comedogenic Ingredients (Bahan-bahan yang menyumbat pori-pori)
4. No Mineral Oil (baik untuk melembabkan,  namun juga bisa menyumbat pori-pori)
5. No SD-Alcohol (yang bisa membuat kulit kering dan iritasi)
6. No Lanolin (Ekstrak Wol Hewan seperti domba, baik untuk melembabkan, namun bisa memicu alergi)

Tapi juga:

7. No Paraben (Pengawet yang dikhawatirkan dapat memicu kanker).
  
***

Klaimnya menurutku sangat menjanjikan, karena memang sesuai dengan yang aku butuhkan, apa lagi, peduli juga terhadap kulit yang alergi dan sensitif. Itu paling penting!

Dari Clinelle, aku mendapat rangkaian PureSwiss HydraCalm yang fokus kepada Hidrasi Kulit, sehingga cocok untuk segala jenis kulit, karena baik kulit yang kering, normal, berminyak, apalagi dehidrasi, semuanya BUTUH produk perawatan yang mampu menjaga Hidrasi kulit.



Klaim-nya adalah menjaga kelembaban kulit hingga 72 jam, membuat kulit menjadi lebih LEMBUT, KENYAL, dan BERSERI, dengan kandungan utama Natural Hyarulonic Acid, Thermal Spring Water, dan Bio-Calm Complex.

Di sini aku dapat 5 produk dari rangkaian PureSwiss Hydracalm ini.

Yaitu : 
1. PureSwiss HydraCalm Caring Milk Cleanser
2. PureSwiss HydraCalm Cleansing Gel
3. PureSwiss HydraCalm Lotion
4. PureSwiss HydraCalm Serum
5. PureSwiss HydraCalm Cream
source: IG @ClinelleID
Kelima produk ini kupakai sesuai urutannya, untuk hasil yang maksimal. Seperti yang tertera di gambar di atas, sebenarnya dari rangkaian produk ini ada 1 varian lagi yaitu Sleeping Pack, tapi nggak included di dalam box yang dikirim ke aku. 

Oke, kita mulai aja ya...

***

~DETAILED PRODUCT DESCRIPTION~

1. Clinelle PureSwiss HydraCalm Caring Milk Cleanser :


Kemasannya tube, dengan segel aluminium foil yang dibuang setelah pertama kali dibuka. Jadinya aman, dijamin nggak ada produknya yang udah terpakai keluar. 



Milk Cleanser ini dipakainya di kamar mandi, karena bukan yang dituang ke kapas lalu diusap. Cukup langsung diusapkan ke wajah yang perlu dibersihkan (karena debu, kosmetik, dll), lalu langsung bilas dengan air. 


Teksturnya ya mirip susu, mungkin agak sedikiiiiit lebih kental. Membilasnya pun cukup mudah. Setelah dipakai, ada sedikit sensasi rasa kencang di wajah, tapi nggak membuat terasa kering. Ada aroma khas yang juga kutemukan di produk lainnya dalam rangkaian ini.

***

2. Clinelle PureSwiss HydraCalm Cleansing Gel 


Bentuknya sama persis dengan milk cleanser, hanya beda tulisan di depan dan belakangnya saja: tube dengan segel aluminium foil yang memastikan keamanan dan keutuhan isi produk.




Sabun pembersih wajah ini bertekstur gel, transparan, yang mudah diratakan walau busanya nggak terlalu banyak, malah hampir nggak ada. Saat dibilas terasa agak licin, jadi harus bilas benar-benar sampai terasa nggak ada lagi sisa sabun yang menempel.



Aromanya sama seperti milk cleanser, dan kesan yang sama juga kudapatkan setelah membilas wajahku. Ada sedikit rasa kencang, tapi juga kulit terasa lebih halus setelahnya. 

***

3. Clinelle PureSwiss HydraCalm Lotion


Ini tuh semacam “miracle water” gitu ya kayaknya. Kemasannya aku suka banget! Karena selain tutupnya yang desainnya ulir, ternyata di dalamnya ada pengaman lagi, sehingga anti bocor deh. Bahkan ketika pengamannya udah dibuka, lotionnya nggak langsung tumpah begitu aja, harus agak di pencet botolnya untuk keluarin cairannya setetes-setetes. Love! 



Konsistensinya menurutku mirip banget sama Baby Oil yang bening gitu. Tapi saat diusapkan dan ditepuk-tepuk ke wajah dengan jari dan telapak tangan, cairannya cepat banget meresap di wajah. 




Awal-awalnya, wajahku terasa agak lengket setelah seluruh cairan meresap. Tapi tunggu beberapa menit, wajah jadi terasa ringan, dan halus banget. 

***

4. Clinelle PureSwiss HydraCalm Serum




Serum ini kemasannya berbentuk botol dengan pump. Produknya keluar sedikit-sedikit dari pencetan pump-nya. 




Tekstur serum ini terasa seperti gel putih yang agak pekat. Jadi agak lengket di awal, dan nggak terlalu mudah diratakan. Aku jadi harus pump beberapa kali untuk meratakan pemakaiannya ke seluruh wajah. 




Tapi, yay! Nggak ada sensasi nggak nyaman apa pun seperti yang kadang terasa saat memakai serum. Plus, Alhamdulillah aku nggak kena breakout apa-apa, padahal oles-olesin serumnya jg lumayan banyak karena aku perlu cukup banyak produknya supaya bisa merata ke seluruh kulit wajah.

***

5. Clinelle PureSwiss HydraCalm Cream



Moisturizer ini berbentuk jar dengan tutup ulir. Di dalamnya ada semacam pelindung supaya nggak tumpah. Tersedia spatula di dalam box nya. 




Tekstur cream ini lebih seperti gel putih juga, agak lebih cair dari yang serum, tapi tetap terasa agak pekat. Saat diusap ke wajah, ada sedikit rasa adem di wajah. Lalu beberapa saat kemudian seperti ada tingling sensation, semacam senut-senut kecil di bagian wajah aku, hihi. Cuma sebentar kok. Jadi kaya geli-geli gitu. 




Setelah memakai ini, berasa ada lapisan gimana gitu ya di kulit wajah, ya semoga itu maksudnya untuk mengunci kelembaban kulit dan melindungi kulit dari “kejahatan” dari luar ya hahaha. Tetap rasanya sama kaya serum, agak lengket-lengket di awal sebelum mulai meresap. Setelah meresap, wajah terasa kenyal-kenyal gimana gitu. 

***

~OVERALL IMPRESSION~

Baru sempat pakai selama dua mingguan ini, alhamdulillah cocok, aku nggak merasa ada efek samping apa-apa di wajahku. Rangkaian produk ini kan secara garis besarnya adalah tentang “menjaga kelembaban dan kadar air di kulit kita tanpa menggunakan bahan-bahan yang memicu iritasi atau alergi, dan dengan hasil akhir yang tidak tampak berminyak, serta terkesan matte.”

Well, so far, benar, itu yang aku rasa:
- Aku nggak merasa wajahku breakout, ✅
- Aku nggak merasa pori-poriku tersumbat (yang bikin komedo tambah banyak), ✅
- Aku nggak merasa wajahku kering atau patchy dan flaky. ✅
- Aku juga lihat hasil akhirnya memang nggak bikin mengkilap berminyak gitu. Nggak berasa “basah” juga. Cenderung kenyal dan halus. ✅


Efek pemakaiannya membuat aku teringat primer / base makeup yang mengandung silikon. Ternyata benar, di dalam serum dan moisturizernya ada kandungan cyclopentasiloxane, cyclohexasiloxane, dan juga dimethicone (jenis silikon). Bahan-bahan ini memang dikenal efektif untuk menjaga kelembaban kulit, sekaligus menjadi lapisan pelindung kulit dari gangguan luar, tapi juga memudahkan penyerapan zat-zat bermanfaat ke dalam kulit. 

Biasanya, untuk tahu kulitku cukup hidrasi atau nggak, aku pakai makeup. Nah, rangkaian produk ini menurutku bekerja bagus untuk prime-ing wajahku. Hasilnya adalah makeup look yang cenderung matte.


boleh di zoom-in zoom-out yaa...
Makeup-ku smooth aja dipakai di atas seluruh rangkaian produk ini. Nggak ada kulit yang kering atau terkelupas gitu, kalau lagi kering biasanya suka ada yang kelupas di sekitar hidung. Dan paling senengnya, HAMPIR BENER- BENER NGGAK ADA CRACK DI SMILE LINES KU! Berarti Hidrasinya cukup baik! Yay! Setelah berjam-jam pun, kilap minyak hanya sedikit di ujung hidung aja, kalau di pipi dan sekitarnya masih okeeee.


ini pouting-pouting buat menggembungkan area senyumnya, buat nunjukin kalau (hampir) nggak ada makeup crack di situ. hehe. Itu kalau ada yang kelihatan kaya kering, itu BUKAN ya. Itu karena pencahayaan aja dan juga foundation yang mungkin nggak terlalu rata, hahaha.

So far, aku merasa senang aja pakai serangkaian produk ini, hanya memang di beberapa menit pertama pemakaian harus agak sabar-sabar dulu sama sensasi agak lengket-nya dan kencangnya, yang akan berganti dengan rasa kenyal dan halus di kulit wajah setelah produk menyerap secara keseluruhan. 

Tapi ini kan karena kulitku kombinasi cenderung berminyak - normal gitu ya. Aku agak bertanya-tanya juga, apa kalau teman-teman yang kulitnya kering merasa yang sama, atau justru malah lebih nyaman dari aku? 



Hmm apa lagi ya?
Berhubung aku baru pakai produk ini selama 2 minggu, aku belum bisa cerita efek yang lebih mendalamnya lagi, tapi, entah perasaanku doang atau gimana ya, rasa-rasanya pori-poriku juga jadi agak mengecil! Hahahah. 

Tapi yang pastinya sih, aku lega banget karena bahkan serum-nya pun ramah sama kulitku. Karena udah ada beberapa produk serum yang harus sia-sia nggak terpakai, gara-gara kulitku breakout. 



Dari serangkaian itu, favorit aku sih lotion-nya. Aku suka tekstur ala baby oil nya saat diusap ke wajahku, dan senang rasa halus ketika produknya sudah meresap ke kulit.

Produk ini cocok untuk kamu yang mau selalu menjaga hidrasi kulit tapi nggak suka rasa "basah" atau terlalu glowing.

Kamu mau coba juga? 
Produk ini udah tersedia secara eksklusif di Guardian ya~

***

Segitu dulu review dariku. Makasih banyak ya yang udah mampir dan baca! 

See you on my next post! 





No comments

I'd love to hear your magical words! and... oh! please leave your link so I can visit you back! ^_^